Selasa, 25 April 2017

25 Tahun Terpisah Dari Kakak

           25 Tahun Terpisah Dari Kakak.




Aku Irfan umur 25 tahun anak ke 2 dari 3 bersaudara.kaka aku laki laki umur 29 tahun dan adik aku umur 12 tahun.. Di keluarga aku biasa aja orangnya pendiam sama saudara dan orang tua ku sendiri seperti tinggal dengan orang lain padahal mereka keluarga aku..hingga tiba semuanya terjawab siapa aku sebenernya..
Ke asingan dalam keluarga dan merasa tidak adil untuk aku di keluarga,mungkin itu karna kecemburuan dan hati yang iri melihat perbedaan kasih sayang dari orang tua aku untuk anak anaknya.
Dan terpintas waktu aku meranjak dewasa sekitar umur 17 tahun aku berfikir siapa aku sebenarnya kenapa ibu aku tidak begitu adil kepada ku,padahal aku hidup untuknya aku suksespun nanti untuknya,tapi beliau selalu bilang tidak ada perbedaan dan kasih sayang untuk anak anaknya semua dan tidak ada pilih kasih,,
Tapi aku merasa berbeda karna aku yang menjalani hidup..sedangkan kaka pertama aku yang selalu membuat masalah dan bikin sudah kedua orang tua ku selalu di dahulukan urusannya meskipun dia sudah berumah tangga dan tidak pernah pedulikan orang tua ku..
Dan sekian waktu berjalan dan semakin aku berfikir secara dewasa aku sadar itu hannya cara pandang ku yang salah terhadap orang tua ku..
8 tahun berlalu dan sekarang umur ku menginjak 25tahun dan aku sudah membuang rasa pilih kasih karna itu hannya ke cemburuan dan iri hati saja.
 Terfikir dalam benak seandainya aku punnya sosok seorang kaka yang bisa menjaga dan peduli terhadap ku dan keluarga sebagi pemimpin yang baik juga untuk adik adiknya..tapi tidak untuk aku, kaka ku sendiri seperti seorang adik bungsu yang harus di perhatikan dan harus di butuhi kebutuhannya meski sudah berumahtangga dan akhirnya aku seperti seorang kaka pertama.yang selalu menyimpan kepedihan dan masalah sendirian..
   Singkat cerita setelah umur aku 25 tahun.ternyata keluarga yang membesarkan aku selama ini bukan keluarga aku sebenarnya.
Aku sendiri tidak menyangka padahal semua berkas aku lahir ada dari dan jelas atas nama orang tua ku yang membesarkan aku.
 Aku bertemu keluarga kandung ku juga tidak di sengaja pertemuanku..ternyata kami terpisah karna bisnis keluarga kami ada yang benci dengan ayah ku dalam berbisnis makanya aku di pisahkan oleh keluarga kandung ku.. pertama kali aku bertemu dengan kaka kandung ku seorang wanita karir yang cantik namanya mba Dian umur 30 tahun beda lima tahun dengan diriku. Dia mengenaliku melalui tanda lahir di salah satu tubuh ku..memang aku punnya tanda lahir di tubuhku .
Awal pertemuan kita,, malam itu di saat aku pulang kerja sekitar pukul 8 malam mengendarai motor karna setiap hari aku bekerja serabutan apa aja,dari membersihkan AC tukang ojek dll..
Malam itu di saat pulang aku lewat wilayah yang sangat sepi dan tidak lama ada seorang wanita yang sedang di hadang oleh 2 peria yang mengendarai sepeda motor sepertinya ingin merampok sang wanita itu,dan wanita itu ketakutan di dalam mobil dan tidak mau keluar karna ketakutan,.
Akupun melihat dari jarak 10 meter  di tempat yang gelap sambil berhenti sejenak untuk melihat apa yang di bawa sang perampok..
" kayanya ada yang di rampok tuh" lalu aku mencari sebuah balok untuk melawan rampok itu sambil mengendarai motor tanpa lampu untuk  biar gak ketahuan..awalnya langsung ku tabrak perampok itu dengan sepeda motor ku sampai dia terlempar jauh dan susah untuk bangun,dan rampok satunya kaget dan panik .rapok yang satunya untungnya tidak membawa senjata dan langsung aku turun dari motor dan menghampiri rampok itu sambil berkata.. " Bos mending lo cabut,liat apa temen lo masih idup tuh,,dengan nada tegas sambil mengancungkan balok ke arah si rampok.. Dan rampok itu pun kabur sambil membawa temannya yang tertepar karna aku tabrak.
Wanita itupun turun dari mobil untuk berterima kasih kepada ku dengan nada yang masih takut.
" makasih yah mas,kalo ga ada mas tau dah jadi apa saya.
Aku pun jawab,. " makanya mba hati hati kalo jalan malem malem apa lagi tempat sepi kaya gini.. Aku pun langsung menyuruh dia untuk pergi dari tempat ini sambil jalan menghampiri motor ku..
"Mas tunggu bentar,.wanita itu pun memanggil ku,. Tapi aku langsung jalan tanpa peduli..
Tak lama aku jalan di jalan yang sudah ramai tidak seperti yang tadi..
Tiba tiba wanita itu pun memotong jalan ku,aku pun berhenti mendadak dan ternyata dia mengikuti aku.aku pun kaget sambil berteriak.
" wooiii bisa naik mobil gak si.? Wanita itu pun keluar dari mobil sabil berkata,. " maaf mass saya orang yang tadi kamu bantu,maaf kalo cara saya salah berhentiin mas,sambil menghampiri aku.
Dan aku pun hannya berkata,. " apa lagi mba,?
Diapun menjawab saya mau berterima masih tapi mas langsung kabur aja,.
" ohhhhh saya iklas mba" jawab ku.
" bisa kita ngomong sebentar mas untuk ngucapin tanda terima kasih saya,?
Aku pun hannya terdiam sejenak,.dan mulai berkata, " ydh
Ngobrol di tempat itu aja mba,.aku pun mengajak ngobrol di tempat minimarket yang biasa anak muda nongkerong.dan langsung berjalan menuju tempat itu dan wanita itu pun mengikuti aku dari belakang sambil membawa mobilnya..
Sesampainya di sana kami hannya memesan kopi untuk menemani ngobrol..
" makasih yah mas,,ini buat mas tanda terimakasih dari aku" dia pun mengasih duit ke arah ku..dan aku pun menolaknya.
" ga usah mba,saya iklas nolong mba" saut aku.
" ambil aja mas saya lebih iklas ko"
Aku pun menjawab dengan wajah yang serius sambil berkata..
" saya punnya perinsip mba paling ga suka kalo menolong  di kasih imbalan,mau emba iklas saya tetep teguh sama perinsip saya..dan kalo emba masih maksa untuk saya menerima itu.lebih baik saya tingal pergi.. Dan wanita itupun hannya terdiam.dan aku membuka suasana baru.. "Udah mba lupain aja anggep aja ga ada apa apa yang terjadi" sambil tertawa kecil.
" ydh kalo mas maunya begitu. Oh iya kita belum kenalan nama mas siapa yah,?sambil tersenyum ke arah ku.
" nama saya irfan mba" jawab ku.
"Kalo aku dian..
Kami pun ngobrol lumayan lama dan tidak lupa saling tukar no Hp.waktupun sudah sudh jam 10 malam kami pun memutuskan pulang kerumah masing masing dan berpisah.
Sudah seminggu kami saling mengenal dan hannya berkomunikasi melalui hp karna aku lebih muda aku tetap memangilnya mba dan dia memanggil nama aku.
  Awal mba dian tau aku adik kandungnya yang sudah berpisah 25 tahun silam,. Ketika itu mba dian menelvon ku untuk meminta bantuan ku meriksa AC rumahnya karna tidak dingin..dia minta tolong aku karna aku memberi tahu dia semua perkerjaan serabutan aku.dengan senang hati aku membantu mba dian.
" halo fan,."
" iya mba ada apa yah nelvon,," jawab ku.
" ini fan kamu ngerti AC kan,mba mau minta tolong AC kamar mba gak dingin yah,.bisa di liat ga besok,,
Aku pun langsung bilang," ok mba bisa,,"
"Ydh besok ke rumah mba yah fan mba tunggu" dan mba dian menutup telvonnya. Karna besok hari sabtu dan mba dian pun  di rumah,akupun lekas menuju rumahnya jm 9 pagi,.sesampai di sana aku sudah di buatkan sarapan oleh mba dian dan setelah sarapan akupun melihat AC'n yang di katakan tidak dingin.dan ternyata setelah aku periksa hanya kotor saja AC'nya.
"Kenapa fan,," tannya mba dian yang memperhatikan ku meriksa AC kamarnya.
" ini mah kotor aja mba banyak debunya makanya gak dingin,,nanti biar ifan bersihin mba,.jawab ku
Dan aku pun langsung membersihkan AC itu dan setelah mau kelar membersihkan AC,aku pun terpeleset dan jatuh karna air bekas membersihkan AC itu,baju ku basah karna selang airnya tepat mengenai badan ku,.setelah selesai dengan pekerjaan ku membersihkan AC,. Aku langsung membuka kaos yang basah karna takut masuk angin,.dan di saat aku menjemur baju ku yang basah ka dian menghampiri ku dan menayakan sudah selesai apa belum,karna pas aku membersihkan AC kamarnya ka dian mengerjakan kerjaannya karna banyak.
" fan sudah selesai," tannya dia sambil melihat aku yang sedang menjemur baju.. Dan langsung ku jawab " sudah mba".
" kamu kenapa jadi basah basahan gitu" tannya dia sambil ketawa meledek ku.
" ohh kepeleset mba terus kena air dari selang bajunya jadi basah,.jawab ku sambil berbalik badan ke arah dia.. Mba dian pun mengbil handuk untuk ku,.setelah dia ingin mengasih anduk untuk ku alangkah terkejutnya muka dia dan menjatuhkan handuk yang baru ingin dia kasih ke aku. Seketika aku juga kaget dengan mba dian.sebelum aku menayakan kenapa dia kaget seperti itu,.mba dian langsung bertannya kepada ku dengan wajah yang serius dan menatap ke arah pundak ku.
"Ini tanda lahir,?berapa umur kamu sekarang " mba dian pun bertannya dengan serius. Aku pun langsung menjawab dengan heran.
" iya ini tanda lahir kata ibu ku mba dan umur ku 25thn. Mba dian pun makin penasaran dengan ku..dan lanjut bertannya. " terus bulan apa kmu lahir dan di mana"?
Bulan desember mba di jakarta lah,katanya si di puskesmas J***** mba. Dan mba dianpun sontak menjadi lemas dan menagis sambil langsung memeluk aku..
Aku pun kaget dan melepaskan pelukannya.


---Bersambung--

Tidak ada komentar:

Posting Komentar